16
Mar
09

puzzle itu sudah tersusun lengkap

Lepas sudah semua. Yah, akhirnya beban berat itu hilang dari pundakku. Setelah sekian lama aku menunggu, akhirnya kutemukan jawaban yang sebenarnya. Walau dia menjelaskan dengan penjelasan yang lain, aku tetap menangkap pesan tersirat dari kata-katanya. Aku harus pergi dari kehidupannya. Itu pesan yang kutangkap.

Itu adalah pesan yang selama ini aku tunggu keluar dari mulutnya langsung padaku. Tak kusangka, aku bisa tetap tenang ketika mendapatkan kata-kata itu. Sampai sekarang aku pun masih tidak percaya bahwa aku bisa sekuat ini menerima itu semua. Mungkin ini adalah hasil tempaanku selama ini darinya.

Aku lega sekarang. Kelegaan ini membawaku pada keputusan-keputusanku. Aku memang telah membuat keputusan sebelum dia mengatakan ini, tapi tetap saja masih ruang kosong yang belum terisi. Terima kasih kawan, kau telah mengisi ruang itu.

Kita memang tidak berjodoh. Kamu bukan untukku sebagaimana aku bukan untukmu. Sekarang aku sadar bahwa kita memang tidak cocok. Terlalu banyak hal yang tersembunyi di antara kita. Walau aku terus mencoba berterus terang padamu tapi aku tidak merasakan sebaliknya.

Kita memang tidak ditakdirkan untuk bersatu. Karena kamu bukan yang terbaik untukku dan aku bukan yang terbaik untukmu. Allah telah memperlihatkan segalanya. Allah telah membuka mataku untuk melihat dirimu yang sebenarnya. Melihat diirimu yang memang tidak cocok apabila bersamaku. Akan terlalu banyak luka yang tercipta apabila ini tetap kupaksakan. Dan aku yakin kamu pasti telah ditunjukkan aku yang sebenarnya. Aku yang tak mungkin di sampingmu.

Kamu memang pernah ada di hatiku. Kuakui itu. Tapi kamu akan terganti dengan yang lain. Seseorang yang telah diciptakan oleh Tuhanku hanya untukku. Dan kamu tak akan pernah bisa menggantikan ia di hatiku.

Mungkin ocehanku ini terkesan putus asa. Tapi lihat kawan, tak ada nada sakit hati, kecewa, marah, ataupun benci di setiap perasaanku yang tertumpah. Aku hanya ingin kau tahu bahwa aku akan tetap berdiri tanpa sedikitpun tergopoh-gopoh karenamu. Bukan karena aku tak peduli, tapi air mata ini terlalu berharga untuk mengalir karenamu.

Ya Rabbi, Ya Tuhanku, izinkanlah aku menitipkan hatiku padaMu. Ya Tuhanku, jagalah hati yang kutitipkan dan jangan pernah Kau berikan selain pada orang yang Kau anggap pantas untuk menerimanya. Tuhanku, aku tak ingin lagi hatiku ternodai. Biarlah ini menjadi yang terakhir. Tuhanku, peluklah aku dan sebarkanlah cinta untukku dan biarkan hati ini tertaut atas izinMu. Allahku, hanya Kau yang mengerti aku. Jadi aku yakin Kau yang paling tahu bagaimana takutnya hatiku.

Kawan, percayalah aku tak akan pernah berada di sisimu lagi. Bukannya aku tak mencintai ikatan pertemanan di antara kita. Tapi karena aku begitu mencintaimu, aku berharap ini akan menjadi yang terbaik untuk kita. Untukku dan juga untukmu.


0 Responses to “puzzle itu sudah tersusun lengkap”



  1. No Comments Yet

Leave a Reply




 

March 2009
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031