Aku semakin takut dengan rasa itu
Air mata masih juga berteman ketika terbersit ganjalan atas sulitnya perjalanan kita
Ditambah dengan pikiran-pikiran bodoh yang terkadang berhasil menguras tenaga jiwa
Huhfff… kuhela nafas panjang ini lagi sebagai kawan atas pengungkapan isi hati
Ketahuilah, aku tak ingin pikiran ini tumbuh semakin dalam
Karenanya, kucoba berbagi dengan kata-kata
Akankah kau selalu menerima, bersedia untuk menjaga, dan berusaha mewujudkan
Memelukku dengan segala kesederhanaanmu
Selalu?
Wahai pria… otakku masih berputar, hatiku masih belum tenang, jiwaku masih juga meronta, dan tarikan nafasku masih sulit sekali kuatur
Seperti yang kuucap, candu itu seakan ada di dirimu
Masuk tepat di penghujung dalam jantungku
Menikamnya kuat dan menahannya dengan sangat erat
Mengikat kuat hingga hanya separuh nafas yang masih mampu untuk kuhela
Lalu, kulirihkan pinta kecil yang tak mungkin bisa kunilai
Bersediakah kau membagi separuhnya?
Jakarta, 24 Januari 2012
0 Responses to “:(”